Cara Orang Jepang Menulis Puisi

furu ike ya

kawazu tobikomu

mizu no oto

Puisi tersebut adalah  salah satu haiku jepang yang terkenal berjudul Kolam Tua karya Bashou. Haiku merupakan salah satu bentuk puisi terikat dalam sastra jepang. Bentuk ini sangat populer di dunia internasional. Banyak penggemar sastra yang menulis haiku dalam bahasa inggris.

Haiku sering mengindikasikan apresiasi pada musim atau penanda waktu tertentu. Hal ini bisa disimak pada terjemahan puisi Bashou di bawah ini.

kolam tua,

katak melompat

: suara air

Adegan pada puisi tersebut melukiskan keadaan yang lumrah terjadi di musim panas. Air yang tenang. Suasana yang cocok untuk bermeditasi. Kemudian terdengar suara air terbelah. Senada inspirasi yang tiba-tiba menyelinap dalam benak.

Source : Google

Jika pembaca ingin membuat haiku, pertama pilih penanda waktu atau musim. Hujan. Tengah malam. Matahari terbenam. Senja. Bisa juga memilih peristiwa penting seperti gunung meletus atau gerhana matahari.

Selain itu, haiku terdiri dari 17 suku kata yang bisa dipecah menjadi 5 – 7 – 5 suku kata. Baris pertama memuat 5 suku kata, baris kedua memuat 7 suku kata, baris ketiga memuat 5 suku kata. Puisi Bashou di atas dapat diuraikan seperti di bawah ini.

fu-ru-i-ke ya (5 suku kata)

ka-wa-zu to-bi-ko-mu (7 suku kata)

mi-zu-no-o-to (5 suku kata)

Perlu diperhatikan, huruf n dalam bahasa jepang merupakan suku kata tersendiri. Karena itu, haiku dalam bahasa inggris biasanya ditulis dalam 10 suku kata. Kalau pembaca ingin membuat haiku, boleh menuliskannya dalam 10 – 17 suku kata.

Baris ketiga pada haiku merupakan penutup yang bertujuan menyampaikan maksud utama dari penulis. Beberapa kalimat  yang bisa dipilih antara lain. Cinta menghilang. Teman terbaik. Aku terhanyut.

Nah. Beberapa haiku yang saya tulis berikut ini mungkin bisa memperjelas pemahaman kita.

Jati Tanpa Kemarau

(karya D.E. Kurniawan)

tanpa kemarau,

kapan jati meranggas,

: berganti daun.

Penghujung Malam

(karya D.E. Kurniawan)

penghujung malam,

menunggu balasanmu

: kasih tak sampai.

Bantal Merah Jambu

(karya D.E. Kurniawan)

sepotong cinta,

bantal merah jambu,

: arti hadirmu.

Sumber :

https://en.wikipedia.org/wiki/Haiku

Author:

David Ezra Kurniawan, S.Si.