Penguatan Digitalisasi Pembelajaran BBPMP Provinsi Jawa Timur Bos Kinerja Terbaik 2026 Digelar di SMK 1 Pancasila

Ambulu, 3 Oktober 2026 — SMK 1 Pancasila Ambulu melaksanakan kegiatan Penguatan Digitalisasi Pembelajaran dari BBPMP Provinsi Jawa Timur dalam rangka Bos Kinerja Terbaik 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kompetensi pendidik dalam memanfaatkan teknologi digital untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, inovatif, dan sesuai dengan perkembangan zaman.

Kegiatan menghadirkan Ibu Shofi Widiastuty sebagai pemateri. Kegiatan diawali dengan sambutan dari Ibu Muara Suprapti selaku Pengawas SMK 1 Pancasila, yang menyampaikan pentingnya penguatan kompetensi guru dalam menghadapi perkembangan teknologi dan transformasi digital di dunia pendidikan. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ibu Luluk Farida selaku Kepala SMK 1 Pancasila. Dalam sambutannya, beliau memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan sekaligus mendorong para guru untuk dapat memanfaatkan berbagai perangkat dan platform digital sebagai bagian dari proses pembelajaran di sekolah.

Penyampaian materi oleh Ibu Shofi Widiastuty dilaksanakan dalam beberapa sesi yang saling berkaitan. Sesi pertama membahas Paradigma Pembelajaran Digital dan Pemanfaatan Perangkat PID (Papan Interaktif Digital). Pada sesi ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai perubahan paradigma pembelajaran di era digital serta bagaimana Papan Interaktif Digital dapat dimanfaatkan untuk menciptakan proses pembelajaran yang lebih menarik dan melibatkan peserta didik secara aktif.

Selanjutnya, pada sesi kedua, peserta mendapatkan materi mengenai Pemanfaatan Ruang Murid dan Perancangan Media Pembelajaran Interaktif. Guru diarahkan untuk mengenal dan memanfaatkan ruang digital sebagai sarana pendukung pembelajaran sekaligus merancang media yang tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga mendorong keterlibatan dan aktivitas peserta didik.

Sesi ketiga membahas Pemanfaatan Penguatan Berpikir Komputasional. Melalui sesi ini, peserta diajak memahami pentingnya kemampuan berpikir komputasional dalam pembelajaran. Berpikir komputasional tidak hanya berkaitan dengan teknologi dan pemrograman, tetapi juga dapat diterapkan untuk membantu peserta didik menyelesaikan permasalahan secara logis, sistematis, dan terstruktur.

Pada sesi keempat, peserta mendapatkan materi mengenai Perancangan Pembelajaran Interaktif. Guru diajak untuk menyusun pembelajaran yang mengintegrasikan teknologi secara bermakna sehingga peserta didik tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga aktif mengeksplorasi, berdiskusi, memecahkan masalah, dan menghasilkan karya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tindak lanjut sebagai bagian penting dari penguatan digitalisasi pembelajaran. Melalui tindak lanjut tersebut, guru diharapkan dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama kegiatan ke dalam pembelajaran di kelas.

Kegiatan Penguatan Digitalisasi Pembelajaran ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata bagi SMK 1 Pancasila dalam meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis teknologi. Dengan pemanfaatan perangkat digital, media interaktif, serta penguatan kemampuan berpikir komputasional, pembelajaran diharapkan semakin adaptif, kreatif, dan mampu menjawab kebutuhan peserta didik di era digital.

Melalui kegiatan ini pula, SMK 1 Pancasila berkomitmen untuk terus mengembangkan kompetensi guru dan menciptakan ekosistem pembelajaran yang inovatif sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan.