Menulis Karya Ilmiah, Sulit atau Mudah, ya?

Pernahkah kalian menulis karya tulis ilmiah? Penulisan karya ilmiah pada dasarnya sama dengan kegiatan menulis biasa, yaitu mengemukakan ide, pikiran atau gagasan dengan bahasa tulis. Akan tetapi, karya ilmiah memiliki persyaratan tertentu yang harus dipenuhi.

Karya tulis ilmiah adalah tulisan yang berisi tentang fenomena atau peristiwa  yang ditulis berdasarkan kenyataan. Misalnya, tulisan tentang ilmu pengetahuan, alam sekitar, teknologi  dan seni yang diperoleh melalui kepustakaan, penelitian, atau  pengalaman di lapangan dan pengetahuan orang lain sebelumnya. Karya ilmiah harus bersifat logis, objektif, sistematis dan jelas.

Source : Google

Ada tiga bentuk penyajian karya ilmiah. Yaitu, bentuk populer, bentuk semiformal dan bentuk formal.

Bentuk Populer

Karya ilmiah ini ditulis untuk memberi wacana atau solusi terhadap masalah yang terjadi di masyarakat dengan bahasa sederhana dan komunikatif. Hal itu dikarenakan pembacanya tidak hanya kalangan ilmiah, tetapi juga masyarakat umum. Karya ilmiah bentuk ini bisa diungkapkan dalam bentuk ringkas. Ragam bahasanya bersifat santai

Bentuk Semiformal

Karya tulis ini biasa digunakan dalam laporan penelitian dan makalah. Karya ilmiah ini memiliki struktur tertentu. antara lain, Halaman judul, Kata pengantar, Daftar isi, Pendahuluan, Pembahasan, Kesimpulan, Daftar pustaka.

Bentuk Formal

Karya ilmiah bentuk formal disusun dengan memenuhi unur-unsur kelengkapan akademis. Unsur karya ilmiah bentuk formal meliputi, Judul, Tim pembimbing, Abstrak, Bab pendahuluan, Bab kepustakaan, Bab metode penelitian, Bab pembahasan Hasil Penelitian, Bab kesimpulan, Daftar pustaka, Lampiran-lampiran, Penutup.

Source : Google

Tujuan penulisan karya ilmiah adalah untuk mempublikasi  suatu ilmu pengetahuan kepada masyarakat.

Langkah- langkah menulis karya ilmiah

  1. Menentukan tema atau topik penelitian. Topik adalah inti utma dari seluruh isi tulisan yang hendak disampaikan kepada pembaca.
  2. Membuat kerangka penelitian.
  3. Mengumpulkan Bahan. Penulisan ini dapat dimulai dengan mengumpulkan bahan, terutama yang relevan dengan topik dan tema.
  4. Survei Lapangan
  5. Melakukan pengamatan atas objek yang diteliti.
  6. Membuat Deskripsi
  7. Membuat deskripsi tertulis atau pustaka yang diterbitkan
  8. Menyusun Hipotesis
  9. Menyusun dugaan-dugaan yang menjadi penyebab dari objek penelitian
  10. Menyusun Rancangan Penelitian
  11. Menyusun rancangan penelitian sebagai langkah menulis karya ilmiah.
  12. Melaksanakann Percobaan. Langkah /kegiatan ini merupakan proses penelitian dalam bentuk percobaan terkait dengan penelitian yang dilakukan.

Sumber: https : gogle.com lamp/s/penerbit/langkah-langka-menulis-karyailmiah.

Author : Titin Puji Lestari, S.Pd.